Artikel Populer

Rumus Dasar Kelistrikan - Electric Basic Formula

Rumus dasar untuk perhitungan kelistrikan (electric basic formula)
Rumus Dasar Kelistrikan

Kumpulan Rumus dasar untuk perhitungan kelistrikan dan elektronik, seperti nilai besarnya Watt, Voltase, Kuat Arus Listrik (Ampere), dan Hambatan (Ohm).


Rumus Dasar Kelistrikan

Pengertian Kelistrikan dan Elektronik

Kelistrikan dan elektronik menjadi bagian yang terpisahkan dalam dispilin ilmu engineering maupun displin ilmu kejuruan. 

Pengertian Kelistrikan atau Listrik adalah rangkaian fenomena fisika yang berhubungan dengan kehadiran dan aliran muatan listrik. Listrik menimbulkan berbagai macam efek yang telah umum diketahui, seperti petirlistrik statisinduksi elektromagnetik dan arus listrik. Adanya listrik juga bisa menimbulkan dan menerima radiasi elektromagnetik seperti gelombang radio. (Sumber : Wikipedia )

Pengertian Elektronik adalah alatyang dibuat berdasarkan prinsip elektronika serta hal atau benda yang menggunakan alat tersebut [1] dan antara lain dapat digunakan pada:
(Sumber : Wikipedia )


Dalam prakteknya atau penerapan tentang kelistrikan dan elektronik ini, secara teori tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya hitung menghitung meskipun saat ini telah banyak alat yang didesain khusus untuk mengukur misalnya nilai resistance atau hambatan dari suatu komponen, berapa nilai kuat arus listrik dari suatu rangkaian listrik dan lain sebagainya.

Lebih jelasnya ketika ingin mengetahui berapa besarnya konsumsi pemakaian listrik dirumah? Berapa Berapa Watt? , maka anda bisa menghitungnya menggunakan rumus atau formula tertentu.

Oke dari pada panjang lebar, mari perhatikan dengan baik beberapa rumus penting dalam dunia listrik dan elektronik berikut.

Rumus Perhitungan Power (Watt)

Untuk menghitung besarnya nilai sumber daya listrik, maka perlu diketahui beberapa notasi rumus dan satuannya sebagai berikut :

P : Power atau Sumber Daya Listrik ( Watt )
E : Voltage atau voltase (Volt)
I : Current atau Kuat Arus Listrik (Ampere)
R : Resistance atau Hambatan (Ohms)

Maka beberapa rumus dapat digunakan untuk menghitung besarnya nilai sumber daya ini adalah sebagai berikut:

P = I x E (Watt)

P = I^2 x R (Watt)

P = E^2 / R (Watt)

Catatan : ^2 ( baca dengan KUADRAT yah..)

Rumus Perhitungan Voltase (Volt)

Untuk menghitung nilai besarnya voltase, maka dapat digunakan rumus dasar sebagai berikut :

E = P / I ( Volt)

E = E / I (Volt)

E = √PxR (Volt)

Catatan : 
√ ( baca dengan AKAR yah..)

Rumus Perhitungan Arus Listrik(Ampere)


I = P / E (Ampere atau Amp.)

I = E / R (Amp.)

I = √P/R (Amp.)

Catatan :
√ ( baca dengan AKAR yah..)

Rumus Perhitungan Hambatan Listrik (Ohm)

Untuk menghitung nilai besarnya voltase, maka dapat digunakan rumus dasar sebagai berikut :


R = P / I ( Ohm)

R = E / I^2 (Ohm)

R = E^2 / P (Ohm)

Catatan : 
^2 ( baca dengan KUADRAT yah..)

Demikian beberapa rumus dasar untuk perhitungan kelistrikan dan elektronik. Semoga bermanfaat.

Baca juga : 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Ragum Besi Sendiri

Cara Perbaiki Sendiri Pompa Air Suara Kasar Berisik Jadi Halus

Gerobak Motor Es Tebu Terbaru

Cara Membuat Kompresor Angin dari Kompresor AC Mobil Bekas

Cara Kerja FLASHER Lampu Sein Motor